Prospek Saham AKRA: Kinerja dan Peluang Menjanjikan


koncomade.com - Prospek saham AKRA milik perusahaan PT AKR Corporindo Tbk kemungkinan akan mengalami peningkatan. Hal ini didukung oleh kinerja perusahaan yang bergerak dalam bidang distributor bahan kimia dasar dan BBM tersebut.

Pada kuartal II/2022, PT AKR Corporindo mencatatkan kinerja positif dan berhasil membawanya menjadi emiten yang menarik perhatian para investor. Bahkan saat ini beberapa analis saham banyak merekomendasikan AKRA karena dianggap saham ini akan terus mengalami pertumbuhan.

Mengenal Terlebih Dahulu Saham AKRA 

AKR sendiri merupakan perusahaan swasta pertama yang memulai bisnis distribusi BBM dengan melakukan impor kargo pertama untuk produk bahan bakar minyak. Perusahaan ini melakukan pekerjaanya setelah pemerintah menderegulasi sektor hilir pada produk gas dan minyak bumi.

Kemudian pemerintah melalui Bahan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas memberikan kepercayaan kepada AKR untuk melakukan penyaluran BBM bersubsidi sejak tahun 2010. Sampai saat ini wilayah distribusi AKR terus mengalami perkembangan hingga tersebar dalam 73 kabupaten/kota pada 12 provinsi.

Prediksi saham AKRA semakin menarik setelah berhasil melakukan kinerja yang baik, ditambah peluang distribusinya yang cukup menjanjikan. Momentum kenaikan harga komoditas global juga semakin memberikan angin segar kepada saham AKRA.


AKR Corporindo juga mempunyai infrastruktur yang dipercaya mampu menyalurkan bahan kimia secara bulk. Dengan dukungan infrastruktur yang ada bukannya tidak mungkin AKR bisa meningkatkan efisiensi dengan volume penyaluran bahan kimia yang lebih besar.

Sebelumnya AKR juga bekerja sama dengan Pelindo III dalam pembangunan mega proyek Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIIPE di Gresik provinsi Jawa Timur. Kesuksesan mega proyek terus memperkuat kinerja saham AKRA dan meningkatkan pendapatan perseroan.

Mengetahui Prediksi Saham AKRA

Menurut analisis Samuel Sekuritas Muhammad Gibran dan Muhammad Farras Farhan dilansir dari Bisnis.com menjelaskan dalam risetnya bahwa AKRA memiliki peluang untuk bertumbuh. 

Prediksi saham AKRA akan terus meningkat didukung oleh tingginya permintaan bahan baku dan energi pada sektor industri. Sementara pada sektor bisnis logistik dan distribusi bahan kimia.

AKRA juga memiliki potensi besar untuk menerima permintaan dari sektor pertambangan. Khususnya permintaan untuk soda kaustik yang saat ini banyak digunakan untuk melakukan pemrosesan pada nikel yang suplainya juga terbatas di pasar global.

Farhan dan Gibran memperkirakan AKRA bisa meningkatkan volume distribusi migasnya mencapai 2,9 juta kl atau naik menjadi 19 persen yoy pada tahun ini. Sementara pada volume bahan kimianya diprediksi bisa mencapai 1,7 juta kl atau naik menjadi 17 persen yoy.


Maka dari itu Samuel Sekuritas merekomendasikan saham AKRA dan tetap mempertahankannya dengan target harga Rp.1.500 merefleksikan 18,2 P/E pada tahun 2022. Pada tahun ini prediksi saham AKRA laba bersih yang didapatkan oleh AKRA sendiri diproyeksikan akan tumbuh sekitar 11,7 persen atau menjadi Rp. 1,6 triliun.

Pada perdagangan Senin (15/8/2022) pukul 15.14 WIB, saham AKRA berada pada nilai Rp. 1.185 mengalami sedikit koreksi dari hari sebelumnya yaitu Rp. 1.190. Namun pergerakan saham AKR pada seminggu terakhir mengalami peningkatan positif sekitar 1,72% dengan nilai tertinggi Rp. 1.235.

Peningkatan tersebut beriringan dengan pertumbuhan segmen perdagangan, distribusi dan harga jual rata-rata BBM serta bahan kimia yang didistribusikan. Hal yang menjadi risiko utama dari saham AKRA adalah penurunan permintaan bisa diakibatkan oleh memburuknya iklim investasi.

Jika dilihat dari perdagangan selama 6 bulan, AKRA sesuai dengan prediksi dari kebanyakan analis memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Prediksi saham AKRA Mulai dari Rp. 740 pada bulan Maret 2022 sampai menjadi Rp. 1.185 pada bulan Agustus 2022 ini, dan tidak menutup kemungkinan mencapai Rp. 1.850 pada pertengahan tahun 2023. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama